Rabu, 17 Desember 2014

Assassin's Creed IV : Black Flag


Assassin's Creed IV : Black Flag adalah game buatan Ubisoft yang dirilis pada tahun 2013 lalu. Game ini merupakan seri keempat dari franchise game Assassin's Creed dan bersetting di Karibia abad ke-18. Assassin's Creed IV : Black Flag menuai kritik positif dan mendapat rating tinggi dari IGN.

Sinopsis :
Templar dan Assassin, dua kubu dengan ideologi yang berseberangan ini memang masih menjadi roda penggerak cerita untuk setiap perjalanan baru yang ditawarkan oleh seri teranyar Assassin’s Creed. Assassin diposisikan sebagai kekuatan penyeimbang dan pedang kebenaran yang siap menundukkan obsesi Templar untuk menciptakan keteraturan yang absolut, dimana kebebasan tidak menjadi bagian penting sama sekali. Misi suci inilah yang disandang oleh setiap invidu yang menyerahkan hidupnya sebagai seorang Assassin. Namun tidak dengan Edward Kenway.

Edward merupakan kakek dari Connor, salah satu karakter utama
di Assassin's Creed 3
Edward Kenway bukanlah seorang Assassin yang legit. Mengarungi lautan sebagai pekerja kelas rendahan, kesempatan untuk meraih hidup yang lebih sukses dan dibanjiri dengan emas terbuka lebar setelah Kenway berhasil memenangkan pertarungan melawan seorang Assassin pembelot yang tengah menjalani misi untuk seorang Templar, misi yang berpotensi menghasilkan kantung emas yang lebih berat untuknya. Mengambil pakaian sang Assassin dan menyamar, ambisi Kenway ini justru membuka misteri yang lebih besar. Kunci yang ia dapatkan akan memperbesar potensi para Templar untuk menemukan Observatory – sebuah teknologi yang memungkinkan individu untuk melacak dan mengetahui lokasi siapapun di seluruh dunia. Namun untuk menemukan tempat ini, para Templar harus menemukan seseorang yang dikenal sebagai “Sage”.

selama berpetualang, Edward bertemu dengan bajak laut legendaris
yaitu Blackbeard
Identitas palsu yang terbongkar tidak lantas membuat Kenway menyerah. Informasi yang ia dapatkan dari para Templar ini justru membuatnya kian berambisi untuk menemukan Sage dan Observatory, tidak untuk idealisme menyelamatkan dunia, tetapi potensinya sebagai sumber emas yang luar biasa. Naluri dan keserakahan inilah yang membentuk identitasnya sebagai seorang bajak laut dan mendorong perjalanan Kenway menyusuri lautan. Dalam perjalanan “suci” ini, Kenway juga berusaha membangun sebuah kota impian – Nassau, sebuah kota bajak laut dimana kebebasan menjadi pesona utama, sebuah kota dimana pemerintah kolonial sekelas Inggris dan Spanyol tidak memiliki pengaruh apapun, dan para bajak laut ternama sekelas Blackbeard dan Charles Vane mulai menciptakan identitas mereka masing-masing. Sayangnya, perjalanan ini sendiri dipenuhi dengan begitu banyak rintangan.

Tidak hanya Templar, Edward juga akan melawan tentara kolonial
seperti Inggris
Tidak hanya para Templar dan militer kolonial yang melihatnya sebagai ancaman, pakaian kebesaran yang ia kenakan tentu saja memancing rasa penasaran para kelompok Assassin di laut Karibia yang mempertanyakan posisi Kenway dalam konflik antara Assassin dan Templar. Namun bagi Kenway, tidak ada yang lebih penting daripada mencari Sage, menemukan Observatory, dan menguasai teknologi yang akan menguntungkan dirinya ini.

1 komentar:

  1. Варевич меците нессссвозина
    Варевич ion chrome vs titanium меците trekz titanium headphones несссвозина несссвозина micro touch titanium trim where to buy несссвозина mens titanium braclets несссвозина несссвозина nano titanium flat iron

    BalasHapus

Andien - Gemintang

Hati ku mengucap kata merindukanmu... Laksana nyata manis nuansa... Dan jika gemintang tiada lagi melagu... Kisah ku yang mencinta dirimu......